Jika kalian tinggal di Indonesia dan penggemar film Padmavaat, maka kalian beruntung karena kalian bisa menyaksikannya. Namun tidak bagi mereka warga Malaysia atau paling tidak yang tinggal di Malaysia. Film Bollywood agen poker online ini dikabarkan tak bisa ditonton di Malaysia. Pemerintah Malaysia baru saja mengangguhkan dengan cara yang tegas permintaan untuk bisa membatalkan pelarangan penayangannya.

Alasan Tak Boleh Tayang

Melalui Lembaga Sensor Nasional, Pemerintah sebenarnya sudah melarang film tersebut sejak hari Sabtu lalu (27/1). Kemudian mereka menegaskan pelarangannya pada hari Senin (30/1) kemarin. Distributor film Padmavaat yang mana mengumumkannya melalui akun Facebook.

Menurut Kepala Lembaga Sensir Nasional Malaysia, pelarangan itu karena film Padmavaat dianggap menyinggung hal-hal yang sensitif dalam nilai Islam. Hal ini adalah sangat penting karena mayoritas penduduk Malaysia beragama Islam. Menurutnya, penyinggunghan tersebut tidak akan bisa diterima oleh masyarakat di Malaysia.

Film Padmavaat ini memang menceritakan tentang seoarng Sultan Muslim yang mengobarkan perang supaya bisa memenangkan hati seorang putri Hindu. “Alur cerita dari film Padmavaat ini menyentuh hati sensivitas umat Islam. Hal itu sudah menjadi masalah yang sangat memprihatinkan di Malaysia, sebuah negara yang mayoritas penduduknya Islam,” jelas Ketua LPF Mohd. Zamberi Abdul Azis. Namun pihak distributor Padmavaat masih mengajukan banding akhir bulan ini dan akan berupaya agar bisa tayang.

Akan tetapi penggemar film di Malaysia malahan tidak senang dengan adanya pelarangan ini. Beberapa mempertanyakan apa lembaga tersebut benar-benar menonton dan juga memahami film Padmavaat itu. Bahkan beberapa mengecam bakal tetap menonton film itu secara ilegal yakni melalui pembajakan.

“Lembaga sensor benar-benar mengalami kemunduruan. Beauty and the Beast, Power Rangers, lalu ini,” tulisa salah satu penggemar film yang ada di Malaysia, Avinash Naidu.

Lembaga sensor yang ada di sana memang sempat membuat heboh karena sudah melarang penayangan versi live action dari film Beaty and the Beast yang mana menjadi film Disney yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemarnya. Pelarangan kali itu Cuma karena adanya karakter gay yang ada di film itu.

Namun kemudian ada film Power Rangers yang menjadi kontroversi juga di Malaysia. Film tersebut juga dilarang karena di sana ada karakter lesbian. Menariknya lagi, film-film tersebut tak menjadi masalah bagi Indonesia yang juga negara dengan mayoritas Islam.

Dikutip dari CNN Indonesia, Padmavaat denga tegas sudah lulus sensor dan dinyatakan bisa tayang sejak tanggal 25 Januari 2018 lalu di Indonesia. Di negara asalnya yakni India, Padmavaat sebenarnya juga menimbulkan kontroversi. Akan tetapi berlawanan dengan apa yang terjadi di Malaysia, protesnya malahan datang dari umat yang beragama Hindu.

Hindu militan yang datang dari Klan Rajput pasalnya merasa tersinggung dengan adanya penggambaran bahwa ratu Padmavaat berhasil dirayu oleh seorang pangeran yang agamanya Islam. Mereka tak suka dengan hal tersebut dan langsung datang ke lokasi syutingnya serta merusak set. Tidak hanya itu, mereka pun mengancam.

Deepika Padukone, bintang utamanya, dan juga sutradaranya yakni Sanjay Leela Bahnsali malahan diancam akan dibunuh. Akan tetapi setelah film tersebut dirilis, kontroversi yang ada tidak mampu menghambat kesuksesan film. Dan dilansir dari CNN Indonesia, film Padmavaat sukses dengan raihan lebih dari US$ 30 juta pada akhir pekan pembukaannya. Penghasilan tersebut setara dengan Rp. 401 milyar dan itu baru pekan pertamanya tayang saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *