Saat ini Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggalakan program nasional keluarga berencana di daerahnya. Baru-baru ini Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas bersama istrinya, Ipuk Festiandani meresmikan kampung KB di Dusun Rembang, Desa Banjar, Kecamatan Licin. Dengan adanya kampung KB setidaknya dapat mencapai tujuan yang telah dirumuskan di dalamnya sehingga bisa membuat setiap kelurga sejahtera.

Peresmian Kampung KB Baru

Kampung KB merupakan salah satu program nasional yang terus disuarakan sampai sekarang. Program tersebut memuat 4 program diantaranya yaitu Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP), pemakaian kontrasepsi, ketahanan keluarga, dan peningkatan ekonomi kreatif. Sejak tahun 2016 hingga sekarang Banyuwangi telah memiliki 35 kampung KB. Semakin bertambahnya kampung KB semoga dapat meningkatkan pula kualitas yang lebih baik untuk setiap keluarga.

Bupati Banyuwangi mengutarakan bahwa dengan program ini bisa menekan jumlah penduduk sehingga lebih terjamin untuk kesejahteraan maupun kebahagiaannya. Dengan pengaturan seperti ini bisa membuat setiap keluarga merencanakan ekonomi bandar togel online yang lebih baik untuk setiap anggota keluarganya. Apalagi setiap anak pertama kali belajar sesuatu dari keluarga.

Pak Bupati juga berpendapat bahwa dengan ‘kelahiran terencana bisa membuat keluarga merancang masa depan yang lebih baik lagi’. Dengan perencanaan tersebut tentu dapat memastikan setiap anak mendapatkan hak dan gizi yang cukup. Selain itu, orang tua juga bisa mempersiapkan yang terbaik bagi anak.

Bupati Banyuwangi juga menambahkan bahwa kesejahteraan seharusnya dibarengi oleh akhlak yang baik. Hal ini sepertinya terlihat sepele namun sangat penting untuk kehidupan kelak. Sebagai generasi penerus bangsa pembiasan akhlak yang baik sangat diperlukan seperti menghormati orang tua, empati, dan lain sebagainya. Pembekalan sikap seperti ini seharusnya ditanamkan mulai dari keluarga sehingga anak-anak bisa menjadi penerus yang paham dan mempraktikkan akhlak tersebut di dalam kehidupannya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa hendaknya setiap orang tua menekankan pentingnya pendidikan akademis bagi setiap anaknya. Jadi orang tua berinvestasi pendidikan dengan menyekolahkan anak sampai ke jenjang yang lebih tinggi. Perpaduan antara akademis dan akhlak yang baik ini supaya mencapai tujuan yang diharapkan dan menjadi generasi emas bagi penerus bangsa.

Pendidikan akademis sangat penting sebagai bekal masa depan anak. Apalagi saat ini Bupati Banyuwangi telah menyiapkan instrumen mulai dari SD sampai perguruan tinggi. Ada pula uang dan transport maupun beasiswa hingga lulus kuliah. Kadi tak ada alasan lagi untuk tidak menyekolahkan anak. Hal tersebut yang diutarakan oleh pak Bupati.

Program Nasional KB

Zen Kostolani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana menyatakan bahwa peresmian kampung KB di Dusun Rembang maka ada banyak program yang akan dilakukan selain dari program KB itu sendiri seperti meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga. Hal ini memacu bagi setiap keluarga untuk terpenuhi kesejahteraan ataupun kebahagiaannya.

Pelaksanaan program ini dilakukan oleh kelompok kerja (pokja), diantaranya staf PUSKESMQS, penyuluh lapangan Keluarga Berencana, staff KUA, sampai kader PKK. Dari elemen inilah diharapkan mereka dapat melakukan pendampingan bina keluarga dengan sasaran balita, lansia, hingga pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat.

Seperti contoh pemberdayaan peluang kesempatan bagi Dusun Rembang yang cukup mempunyai potensi. Dari pembuatan makanan kering dari bahan dasar ketela dan gula aren. Selanjutnya membuat aneka macam makanan dari beras ketan. Dan membuka jaringan untuk pemasaran buah jeruk. Hal tersebut yang menjadi potensi di desa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *