Pihak komisioner Komisi Nasional Hak Asasi manusia, Komnas HAM Choirul Anam memberikan usulan untuk memasang kamera CCTV di setiap ruang pemeriksaan yang ada di setiap kantor polisi. Hal ini dipandang penting untuk mengurangi resiko terjadinya kekerasan yang dialami oleh setiap tersangka atau orang orang yang ditahan oleh pihak oknum penegak hukum. Terutama pada saat proses penyelidikan terjadi. Bisa dikatakan bahwa ini adalah upaya dan solusi untuk semua kasus yang terjadi di Indonesia.

Minimalisasi Kekerasan Aparat di Ruang Pemeriksaan

Kasus kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian mencorang nama baik kepolisian dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Menurut Choirul ANam, keberadaan CCTV di dalam ruang pemeriksaan menjadi salah satu upacaya pencegahan. Mekanisme yang terjadi adalah memaksimalkan togel online minimal manajemen penyelidikan yang ada di dalam ruang tersebut. Penyediaan dan pemasangan CCTV adalah bukti dari solusi nyata mengurangi kasus kekerasan yang sering terjadi. Selain CCTV yang terpasang di ruang, perekam dalam bentuk lain pun bisa diaktifkan untuk mengurangi resiko kekerasan yang terjadi. Menurutnya, ini harus menjadi prioritas yang diberlakukan secara internal di dalam kantor kepolisian.

Menurut KOmnas HAM, sejauh ini pemasangan CCTV di kantor kepolisian belum dilakukan secara menyeluruh. Hal ini bisa dikaitkan dengan pendalaman kasus yang terjdi di Polrestabes Balipapan, Kalimantan Timur. Petugas kepolisian di kantor kepolisian tersebut sedang melakukan pemeriksaan dan tahanan dari kantor tersebut tewas di dalam ruang pemeriksaan. Penyelidikan ini masih terus dilakukan dan ada dua kemungkinan yang terjadi. CCTV sebenarnya bisa memperlihatkan apa yang sedang terjadi sehingga kepolisian pun bisa membela diri.

Di kantor Polisi daerah, ada CCTV tetapi di level polres masih belum merata. Kebanyakan kantor polisi di polres masih banyak yang belum menggunakan CCTV sehingga kemungkinan penyelesaian kasus jika terjadi lagi seperti di Balikpapan akan sulit untuk ditangani. Karenanya, pihak komnas ham memberikan usulan kepada kapolri untuk menganggarkan sejumlah tertentu sebagai prioritas dalam pengadaan CCTV di berbagai kantor polisi di seluruh Indonesia. Pengadaan CCTV pun sebagai salah satu usaha meningkatkan sarana prasarana yang ada di kantor.

CCTV Maksimalkan Penegakan Hukum

Pengadaan CCTV sesuai dengan saran yang diusulkan oleh Komnas HAM adalah bentuk dari penegakan hukum. Selain bisa mengurangi terjadinya kekerasan, cctv juga mampu membantu memastikan proses penegakan hukum sesuai dengan SOP dan berjalan dengan maksimal. Saat bertemu dengan Kapolri Choirul Anam memberikan saran untuk pengadaan CCT tersebut dan berharap bisa direalisasikan dengan secepat mungkin oleh pihak pihak yang terkait di dalam kepolisian.

Komnas HAM pun berharap kasus yang terjadi di Balikpapan terkait tahanan yang tewas saat berada di ruang pemeriksaan tidak terjadi lagi dan tidak terulang lagi. Meskipun banyak kasus yang tidak diungkap oleh media di berbagai penjuru tanah air, namun Komnas HAM yakin akan terus memberikan pendampingan dan menilai bagaimana kinerja kepolisian dalam melakukan penegakan hukum tanpa mengurangi hak asasi dari tahanan baik di dalam ruang pemeriksaan atau pun di luar ruang pemeriksaan. Saat ini Kapolda telah memberikan teladan mengenai tanggung jawab dengan pengadaan CCTV di ruang pemeriksaan. Namun jika hal ini kemudian terjadi lagi, maka kepolisian pun akan tercoreng namanya. Masyarakat pun bersama sama dengan Komnas HAM akan merasa kurang percaya lagi dengan kinerja kepolisian terutama pada saat melakukan investigasi terhadap tahanan di dalam ruang pemeriksaan.