Steven Spielberg Bakal Garap Superhero DC Blackhawk

Seperti yang sudah seringkali diberitakan, dibandingkan seteru abadinya yakni Marvel, DC memang cukup jauh tertinggal dalam dunia film. Marvel sudah begitu berkuasa lewat Marvel Cinematic Universe (MCU) yang telah dimulai 10 tahun silam dan akan mencapai akhir fase ketiga lewat AVENGERS: INFINITY WAR yang rilis global 26 April 2018.  Sementara DC? Harus berjuang membuat DC Extended Universe (DCEU) populer juga.

 

Setelah hasil kurang memuaskan MAN OF STEEL, SUICIDE SQUAD dan BATMAN V SUPERMAN: DAWN OF THE JUSTICE, petinggi DC-Warner Bros baru tersenyum lebar lewat WONDER WOMAN (2017). Dianggap sebagai salah satu film superhero yang pernah ada, Gal Gadot sukses menghidupkan Wonder Woman. Bahkan film itu meraih banyak pujian kritikus dan meraih box office yang sangat memuaskan. Namun rasa percaya diri DC seolah terhempas lagi ke Bumi saat JUSTICE LEAGUE (2017) dianggap sebagai proyek gagal.

 

Harus kembali berjuang, petinggi DC-Warner Bros harus melakukan perubahan supaya tak jauh ketinggalan dari Marvel. Dan kabar gembira itu akhirnya datang juga pada Selasa (17/4) pekan lalu saat Warner Bros resmi menyambut Steven Spielberg dalam keluarga besar DCEU. Ya, salah satu sutradara judi bola terpercaya terbaik Hollywood itu siap mengarahkan Blackhawk. Masuknya sutradara kaliber Oscar dalam DCEU jelas jadi sinyal waspada untuk Marvel.

 

Spielberg sendiri menyambut antusias sebagai komando BLACKHAWK. Sebelumnya dia sudah membuat petinggi Warner Bros puas luar biasa lewat READY PLAYER ONE yang laris manis di tangga box office bulan Maret lalu. “Sangat menyenangkan bekerja dengan tim di Warner Bros. Mereka sangat bersemangat dan profesional sehingga menciptakan sejarah sendiri di genre ini. Saya sangat bersemangat bisa berjumpa lagi dengan mereka di BLACKHAWK,” ungkap Spielberg seperti dilansir Entertainment Weekly.

 

Blackhawk Sudah Muncul di ‘WONDER WOMAN’?

 

Tanggung jawab terberat Spielberg jelas adalah bagaimana dia bisa mengenalkanBlackhawk. Dibandingkan Superman, Batman, Aquaman, The Flash atau bahkan Wonder Woman, Blackhawk memang superhero DC yang kurang populer. Sekedar informasi, Blackhawk adalah pria misterius yang memimpin kelompok Skuadron Blackhawk. Sementara Skuadron Blackhawk sendiri adalah tim pilot pesawat tempur pada Perang Dunia II.

 

Dalam komiknya, Skuadron Blackhawk muncul saat para Justice League melakukan perjalanan waktu untuk menggagalkan intervensi Vandal Savage saat Perang Dunia II. Nantinya Skuadron Blackhawk akan bekerjasama dengan Justice League untuk menghancurkan pabrik-pabrik buatan tentara Nazi. Fanboy DC sendiri mengira kalau proyek BLACKHAWK memang dikembangkan setelah diduga kuat Blackhawk muncul sebagai cameo dalam WONDER WOMAN.

 

Jika anda ingat, ada adegan di mana Diana Prince (Gal Gadot) dan Steve Trevor (Chris Pine) menemui ketiga teman mereka yakni Charlie, Chief dan Sameer di dalam sebuah bar. Ketiga orang itu akhirnya membantu Diana dan Trevor melawan sekutu Jerman. Banyak yang meyakini kalau Sameer adalah sang Blackhawk.

 

Michael Bay Bakal Gabung ke Semesta DC?

 

Di saat Spielberg sudah memastikan diri gabung ke DCEU, nama lain yang dirumorkan akan bergabung adalah sutradara spesial ledakan Michael Bay. ComingSoon melansir bahwa Warner Bros saat ini memang tengah mengincar sutradara franchise robot raksasa TRANSFORMERS itu untuk bergabung ke proyek LOBO. Sekedar informasi, Lobo adalah tentara bayaran antar galaksi yang juga pemburu harta karun. Merupakan alien keturunan bangsa Czarnian atau Velorpian, Lobo punya temperamen kasar dan beberapa kali bentrok dengan Superman atau Hal Jordan di komik DC.

Marquez di MotoGP Argentina 2018: dikritik Pebalap Lainnya

Andrea Diviozo menilai bahwa Marc Marquez melakukan kesalahan di ajang MotoGP Argentina 2018 akhir pekan lalu karena sebenarnya Marquez berpeluang besar untuk menjadi pemenang.

Dikritik Divizioso

Pasalnya, Marquez sudah tiga kali mendapatkan hukuman di MotoGP Argentina. Kesalahan itu mulai dari kesalahan saat start, lalu menabrak Aleix Espargaro sampai dengan kesalahannya yang menabrak Valentino Rossi sampai jatuh. Insiden terakhir akhirnya membuat Marquez yang finis di posisi kelima mesti mengakhiri pertandingan tanpa poin karena penalty 30 detik yang diberikan panitia membuat catatan waktunya melorot ke urutan ke-18.

Setelah perlombaan tersebut, hubungan Marquez dan Rossi kembali bersitegang. Divisiozo pun tidak mau larut dalam pertikaian tersebut akan tetapi ia meyakini bahwa Marquez baru saja menyia-nyiakan kesempatan besar dan juga peluang emas guna meraup banyak poin di Argentina kemarin.

“Marc Marquez mengatur situasi yang ada di Argentina dengan sangat buruk karena pada waktu itu, ia memiliki kecepatan 1 detik lebih dari pebalap judi togel online yang lainnya di kondisi yang ada,” ungkap Divizioso dilansir dari CNN Indonesia.

Ia juga menganggap bahwa Marquez tak berkepala dingin khususnya saat ia dihukum harus masuk pit dan langsung turun ke posisi ke-19. “Seharusnya dengan keunggulan 1 detik itu, maka menjadi mudah baginya untuk meraih hasil yang maksimal. Justru Marquez melakukan segala hal yang mestinya tak dilakukannya,” imbuh Divisiozo.

Dengan catatan hampa poin yang dimiliki oleh Marquez, Divisiozo pun terbilang beruntung karena bisa mengakhiri balapan tersebut di posisi keenam. Meskipun sekarang dirinya berada di posisi kedua, tertinggal 3 angka dari Cal Crutchlow, namun paling tidak ia memiliki keunggulan 15 poin dari Marquez yang menjadi rivalnya yang utama.

Ducati dianggap Belum Konsisten di Semua Sirkuit

Terlepas dari hasil bagus yang didapatkan oleh Divizioso dari 2 seri yang telah dijalaninya, ia menilai bahwa motor Ducati miliknya belum bisa konsisten di semua seri yang ada. Ada beberapa seri di mana Ducati tak bisa berperforma maksimal, seperti halnya di Sirkuit Termas de Rio Honda yang dihelat pada akhir pekan lalu.

“Austin di atas kertas juga bukan menjadi trek favorit kami, akan tetapi saya berharap bahwa hasilnya bisa lebih bagus dibandingkan sekarang ini. kami mesti melihat kondisi trek karena di musim ini ada banyak sekali titik yang tidak rata dan itu sangat menjengkelkan,” tukas Divizioso.

Marquez Juga dikritik Giacomo Agostini

Legenda balap dunia, yakni Giacomo Agostini juga membuka suaranya terhadap apa yang dilakukan oleh Marquez di MotoGP Argentina 2018 akhir pekan lalu. pria yang saat ini berusia 75 tahun tersebut menilai bahwa Marquez seharusnya bisa lebih bersabar untuk menantikan momen yang lebih tepat dalam melakukan maneuver.

Agostini pun menilai Marquez mempunyai bakat dan juga potensi yang amat baik sebagai seorang pebalap. Di usianya yang terbilang cukup muda, pasalnya Marquez sudah sukses meraih 6 gelar juara dunia. Namun demikian, itu bukan berarti menjadi jaminan Marquez bisa leluasa selamanya dan berbuat sesuka hatiya ketika berada di lintasan.

Legenda balap yang berkebangsaan Italia tersebut menilai bahwa perbuatannya yang tak sabaran serta terlalu berambisi untuk bisa meraih kemenangan itu merupakan tindakan yang bodoh. Pasalnya perbuatan yang dilakukannya menjadi boomerang bagi karirnya sendiri di MotoGP. Apalagi sejumlah pebalap mengklaim juga bahwa tindakan Marquez itu bisa merusak olahraga.

Kepercayaan Warga Jepang Kepada Abe Turun Menjadi 48 Persen

Popularitas Abe sebagai pemimpin Jepang turun enam persen dari survei sebelumnya yang dilakukan pada 10-11 Februari.Peringkat ketidaksetujuan naik menjadi 42 persen dari 36 persen pada survei sebelumnya.Hal ini berkaitan dengan penjualan tanah milik negara yang kontroversial dengan harga murah kepada operator sekolah swasta Moritomo Gakuen.Hal ini terungkap setelah ditemukannya dokumen internal terkait yang disetujui dengan Moritomo Gakuen telah diubah di dalam Kementerian Keuangan.

Masyarakat Tidak Puas

Dalam masalah ini, 80 persen responden mengatakan bahwa mereka tidak menganggap pemerintah menangani masalah ini dengan tepat. Sebanyak 65 persen dari mereka yang mendukung Kabinet Abe dan 65 persen yang mendukung Partai Liberal Demokrat mengatakan penanganan masalah pemerintah tidak tepat. Nobuhisa Sagawa, telah menyatakan keinginannya untuk mengundurkan diri sebagai kepala Badan Nasional Perpajakan, memberi kesaksian dalam Diet bahwa dokumen terkait Moritomo asli di Kementerian Keuangan, telah dibuang.Tujuh puluh satu persen responden mengatakan Sagawa harus dipanggil ke Diet untuk menjelaskan situasinya.

Oleh karenanya, LDP mendapat penurunan peringkat dukungan sebesar 38 persen atau turun dari 42 persen pada survei sebelumnya, diikuti oleh Partai Demokrat Konstitusional Jepang sebesar 9 persen, tidak berubah dari survei sebelumnya. Persentase responden yang tidak memiliki afiliasi partai politik adalah 38 persen, naik dari 36 persen pada survei sebelumnya.

Penurunan peringkat Kabinet Abe tercatat terjadi di kalangan orang tua, wanita. Penurunan terbaru ini memang lebih kecil dari pada survei sebelumnya pada bulan Maret tahun lalu, tepat setelah isu Moritomo terungkap, dimana cabinet Abe mengalami penurunan peringkat sebesar 10 poin menjadi 56 persen. Hasil survey terbaru ini juga masih lebih kecil jika dibandingkan dengan survei pada bulan Juli tahun lalu, ketika rating kepercayaan turun sebesar 13 poin dari survei sebelumnya menjadi 36 persen, terendah sejak peresmian Kabinet kedua Abe.

Partai Oposisi Masih Belum Miliki Celah

Tentu saja ada masyarakat yang setuju dan tidak setuju dengan kebijakan Abe. Alasan mereka tidak mendukung Kabinet Abe, adalah responden tidak mempercayai perdana menteri, dengan 51 persen mengatakan demikian, naik dari 42 persen pada survei sebelumnya. Ini adalah angka kedua tertinggi setelah 54 persen dalam survei bandar togel online yang dilakukan pada Agustus tahun lalu sejak peluncuran Kabinet kedua Abe.

Adapun alasan paling umum untuk mendukung Kabinet Abe adalah bahwa pemerintahan sekarang jauh lebih baik daripada kabinet masa lalu – jawaban ini mendapatkan porsi 48 persen, naik dari 42 persen pada survei bulan Februari. Hal ini mengindikasikan bahwa lebih banyak responden merasa tidak mendukung kebijakan Abe sehingga jumlah masyarakat tidak puas lebih banyak.

Ketika ditanya mengenai masalah yang mereka inginkan untuk diprioritaskan oleh Kabinet Abe, kelompok terbesar sebanyak 86 persen memilih ekonomi dan pekerjaan, naik dari 85 persen pada survei bulan Februari. Sebanyak 47 persen memilih “isu-isu yang melibatkan Moritomo Gakuen dan Lembaga Pendidikan Kake,” naik tujuh poin dari jajak pendapat bulan Februari.

Namun, masih tidak ada celah bagi partai oposisi untuk meningkatkan kritik terhadap pemerintah atas masalah Moritomo. Hal ini didasarkan pada peringkat dukungan partai politik dimana peringkat untuk LDP sedikit turun menjadi 38 persen dari 42 persen pada survei bulan Februari, sementara peringkat untuk CDPJ dan partai oposisi lainnya kurang dari 10 persen. Adapun masalah lainnya adalah berkaitan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Amerika Serikat, Donald Trump.

Black Panther Belum bisa Kalahkan Doraemon di Jepang

Tidak semua orang nampaknya menyerukan “Wakanda Forever”. Mengapa? Karena ternyata data Box Office Jepang menunjukkan suatu hal yang berbeda. Dalam data itu, ternyata film Black Panther yang telah meraih kesuksesan domestik di Amerika Utara dan juga secara internasional ini tidak berkutik saat disandingkan dengan Doraemon. Film superhero Marvel tersebut masih belum bisa menggeser kedudukan kantong ajaib Doraemon yang menjadi favorit orang Jepang.

Black Panther Masih Kalah Jauh

Berdasarkan data dari Box Office Negara Matahari Terbit tersebut untuk pekan lalu, sekitar tanggal 3-4 Maret 2018, raihan penonton Black Panther masih kalah juh dari film animasi togelpelangi paling baru, Doraemon the Movie: Nobita’s Treasure Island. Dua film tersebut diketahui sama-sama menjalani pekan debutnya. Akan tetapi film seri ke-38 dari robot kucing biru yang mana juga terkenal di Indonesia itu menjadi posisi pertama di Box Office dengan pendapatan awal US $8 juta atau sekitar 717.000 penonton.

Raihan ini pasalnya tercatat meningkat sebanyak 22% dibandingkan pada saat yang sama di film sebelumnya, Doraemon the Movie 2017:Great Adventure in the Antartic Kachi Kochi. Film itu mendapatkan pendapatan total sebesar US $42 juta.

Di sisi lainnya, Black Panther pada akhir pekan pertama di Jepang Cuma mampu menarik sebanyak 199 ribu penonton saja dengan pendapatan awal sebesar US $2,9 juta. Akan tetapi setelah 4 hari penayangannya, pada hari Selasa (6/3), Black Panther dilansir dari CNN Inodnesia memperoleh pendapatan US $4,7 juta. Atas pencapaian itu, Black Panther menempati posisi kedua dalam Box Office Jepang.

Tantangan Film Internasional di Jepang

Jepang adalah satu dari sedikit negara yang ada di Asia yang belum juga mengumumkan pendapatan film yang sudah sangat sukses di Amerika Utara tersebut. menurut data dari Box Office Mojo, Jepang dan Cina adalah dua negara yang masih juga belum memberikan data pendapatan box office. Dua negara itu tergolong menjadi negara pasar besar yang ada di Asia dan juga sekaligus menantang untuk Hollywood karena budaya mendahulukan menonton film produksi lokal terlebih dahulu.

Sampai sekarang ini, Black Panther sendiri telah mengumpulkan total pendapatan sampai dengan US $899 juta dengan US $501 juta berasal dari pasar domestic Amerika Utara sebagai penyumbang pendapatan yang paling dominan.

Dan di pasar internasional Black Panther Cuma bisa memperoleh sebesar US $398 juta atau sekitar 44% saja dari pendapatan totalnya di pekan ke-3 penayangannya. Sementara itu, di pasar domestic Amerika Utara, akhir pekan Oscar 2018 lalu, Black Panther masih juga menempati posisi yang pertama pada Box Office dengan pendapatan sebesar US $66,3 juta.

Bagaimana untuk posisi kedua? Untuk posisi kedua ditempati oleh Red Sparrow, film yang dibintangi oleh Jennifer Lawrence. Di awal pekan debutnya, film yang menampilkan mata-mata Rusia itu meraih pendapatan sebesar US $16,8 juta.

Sementara di posisi ketiga pada Box Office Amerika Utara ditempati oleh Death Wish yang juga debutnya pertama menghasilkan sebesar US $13 juta. Untuk posisi keempat, ada Game Night yang memperoleh pendapatan sebesar US $10 juta dan nomor 5 tak disangka dihuni oleh Peter Rabbit dengan pendapatan US $10 juta.

Nampaknya di Amerika Utara memang Black Panther bisa mendominasi namun tidak demikian di Negara Matahari Terbit yang masih mencintai beberapa film lokalnya termasuk Doraemon the Movie: Nobita’s Treasure Island.

Siap-Siap, 2 Agustus 2019 Ada Live Action Movie Dora the Explorer!

Setelah sempat mengumumkan pada public bahwa akan ada live action dari kartun anak-anak yang diminati oleh banyak orang, Dora the Explorer pada bulan Oktober tahun lalu, akhirnya Paramount Pictures mengumumkan kapan film itu akan dirilis.

Tanggal Rilis Sudah Fix

Selaku studio yang mana memproduksi Dora the Explorer, Paramount Pictures mengumumkan bahwa tanggal 2 Agustus 2019 adalah tanggal perilisan kisah petualangan dari Dora, Boots serta kawan-kawannya. Dengan adanya penetapan tanggal itu, Dora the Explorer menjadi film Togel Hongkong kedua yang mana menjadwalkan naik layar lebar pada momen itu. sebelumnya juga, Warner Bros memilih tanggal itu untuk merilis sebuah film yang belum memiliki judul.

Rencananya, film ini akan diproduseri oleh Michael Bay, Brad Fuller, dan Andrew Form. Ketiganya bakal meneruskan proyek yang disebut-sebut idenya sudah muncul sejak tahun 2015 itu. sekarang ini, Dora the Explorer yang memiliki versi live action tengah dip roses pengembangan dengan merekrut Nick Stroller guna merilis kisah petualangan gadis yang berponi yang selalu membawa ransel tersebut.

Sutradara yang telah dipilih oleh pihak produksi untuk film ini dan mengarahkan Dora dan Boots dalam berpetualangan adalah James Bobin yang mana pernah menggarap Alice Through the Looking Glass.

Cerita Dora the Explorer

Cerita dari Dora the Explorer sendiri di sini mungkin akan sedikit berbeda dari Dora yang ada di film animasinya. Di dalam live action Dora the Explorer ini diceritakan Dora sudah beranjak menjadi gadis remaja, bukan lagi sebagai bocah yang usianya 7 tahun. Di film live actionnya juga Dora diceritakan bakal pindah ke kota yang baru di mana Diego, sepupunya, tinggal.

Sebelumnya, Dora the Explorer merupakan serial TV yang sangat populer dan memiliki 172 episode terhitung mulai 2000 sampai dengan 2014. Serial tersebut fokus pada pengalaman bocah Amerika Latin dengan monyetnya, Boots, yang mana suka berkelana dari 1 tempat ke tempat yang lainnya. Ia biasanya mengalami berbagai rintangan, dan salah satunya adalah seekor serigala bernama Swiper yang suka mencuri.

Dilansir dari CNN Indonesia, jika memang jadi dirilis pada tahun 2019, maka Dora the Explorer akan menjadi film ketiga Paramount Pictures yang dirilis pada tahun 2019. Sebelumnya diberitakan akan ada Transformers 7 pada tanggal 28 Juni, dan Top Gun yang akan dirilis pada tanggal 12 Juli 2018, sebuah serial lanjutan dari film Terminator.

Belum Syuting Namun Sudah Siap Tayang Tahun Depan

Uniknya adalah meskipun pihak dari Paramount Pictures yang menjadi distributornya sudah mengumumkan tanggal rilis dari Dora the Explorer ini, sampai saat ini bahkan masih belum juga disampakan kapankah film ini akan memulai proses casting dan juga syutingnya. Paramount pasalnya pertama kali mengumumkan film Dora the Explorer ini akan rilis yakni sejak Oktober tahun 2015 setelah sang penulis scenario menulis scenario untuk film animasi Puss in Boots yakni Tom Wheeler didaulat untuk menggarap ceritanya.

Namun setelah itu belum ada pergerakan sama sekali dari pihak studio untuk melanjutkan pengembangannya sampai dengan proses diaktifkannya kembali pada bulan Oktober 2017. Penulisnya juga diganti oleh pihak studio yakni menjadi Nick Stroller.

Dora the Explorer adalah serial animasi yang dicipatakan oleh Chris Gifford, Eric Weiner, dan Valerie Walsh, yang mengudara sebanyak 8 musim. Serial edukasi ini memiliki 172 episode sejak tayang selama 14 tahun.

Roger Federer Jadi Petenis Peringkat Pertama Tertua di Dunia

Tua-tua keladi. Mungkin istilah itu sangatlah cocok disematkan pada Roger Federer. Pemain tenis asal Swiss berhasil mengkudeta Rafael Nadal di posisi puncak ATP. Hal ini membuat Federer sebagai petenis tertua dalam sejarah yang berhasil ada di peringkat satu dunia. Federer bahkan jauh lebih tua dari Andre Agassi yang meraihnya di umur 33 tahun 133 hari. Sementara itu rekor sebelumnya dipegang oleh petenis perempuan Serena Williams di usia 35 tahun 229 hari.

 

Statusnya sebagai peringkat satu dunia ini diraih setelah ATP merilis peringkat resmi hari Senin (19/2) kemarin.Federer terakhir kali menjadi petenis nomor satu dunia tahun 2012 dan pertama kali mencapainya tahun 2004 saat berumur 22 tahun. Dan hasil kali ini dicapainya usai mengalahkan Robin Haase di perempatfinal Rotterdam Terbuka hari Jumat (17/2) dengan skor 4-6, 6-1 dan 6-1.

 

“Mencapai nomor satu adalah salah satu, kalau bukan pencapaian terakhir di dalam olahraga ini. Terkadang di awal anda hanya merasa bisa mencapainya karena anda bermain begitu bagus tapi kemudian anda memang harus memperjuangkannya dan harus merebutnya dari seseorang yang pantas menyandangnya. Ketika anda lebih tua anda mungkin harus berusaha jauh lebih keras lagi. Mungkin ini yang berarti paling besar bagiku di dalam karierku,” ungkap Federer kepada media The Guardian.

 

Rafael Nadal Beri Selamat Untuk Federer

 

Meskipun digusur oleh Federer, Nadal sepertinya tidak merasa sakit hati. Bahkan petenis Spanyol berusia 31 tahun itu mengucapkan selamat atas prestasi Federer. Secara jujur, Nadal menaruh rasa hormat pada rival berat sekaligus sahabat karibnya itu. Nadal rupanya sangat mengapresiasi raihan Federer Bandar Togel itu dan sudah selayaknya jika dia mengucapkan selamat sebelum kembali merebut gelar tersebut dari Federer.

 

“Roger Federer menunjukkan dengan baik. Bahkan dia tak perlu kembali menjadi petenis peringkat pertama untuk membuktikannya. Dengan usianya saat ini, dia menerima penghargaan bertubi-tubi. Makanya, kita harus memberi selamat kepada dia. Federer dan saya melakukan apa yang kami mampu lakukan dan nantinya akan datang masa saat kami tak bisa lagi melakukannya,” jelas Nadal kepada radio Spanyol, Carrusel yang dilansir oleh The New Paper.

 

Nadal Ogah Komentari Rekor Federer

 

Meskipun memberikan ucapan selamat, Nadal secara terus terang enggan dibandingkan dengan Federer. Apalagi Federer baru saja menjuarai Australia Terbuka 2018 yang membuatnya semakin menguntit Nadal kala itu. Dengan kemenangan di Melbourne Park tersebut, Federer memperpanjang rekornya sebagai petenis putra dengan gelar Grand Slam terbanyak yakni mencapai 20 jumlahnya. Sementara itu Nadal cuma mencapai perempat final Australia Terbuka 2018 karena mengundurkan diri lantaran cedera usai melawan Marin Cilic.

 

Nadal sendiri dirasa cukup berat bisa menyamai rekor Federer karena sejauh ini masih mengumpulkan 16 gelar Grand Slam yakni Prancis Terbuka (10), Australia Terbuka (1), Wimbledon (2) dan AS Terbuka (3). Belum lagi kondisi fisik Nadal yang kerap kali cedera dan penampilan meyakinkan Federer semakin menciptakan jarak. Namun sekali lagi, Nadal menegaskan bahwa mengejar rekor Federer bukanlah fokusnya saat ini.

 

“Itu bukan sesuatu yang membuatku khawatir dan aku juga tidak memikirkannya. Akan membuat frustrasi kalau terus membandingkan diri anda (dengan orang lain). Anda harus terus puas dengan apa yang sudah anda lakukan dan aku puas dengan apa yang sudah kucapai,” papar Nadal kepada Ultima Hora seperti dilansir Detiksport.

Legenda Star Wars, Warwick Davis Tanggapi The Last Jedi

Desember lalu, Star Wars: The Last Jedi akhirnya tiba di bioskop. Menariknya, para penggemar beratnya terbagi menjadi dua usai menonton film tersebut. Beberapa orang membencinya sementara yang lain menyukainya. Jika Anda penggemar Star Wars, Anda pun akan memiliki reaksi yang berbeda dengan film terbaru The Last Jedi yang bahkan kalah dengan beberapa film yang rilis di bulan yang sama seperti Jumanji: Welcome to the Jungle. Menanggapi hal ini, legenda pemain Star Wars, Warwick Davis ikut memberikan komentar.

Warwick Davis: Star Wars Hanya Hiburan

Usai pemutaran perdana Star Wars, semua penggemar memang memiliki pendapatnya sendiri begitu juga dengan Warwick Davis dimana dia merupakan aktor yang berpengaruh dari semua film Star Wars. Perannya begitu banyak di semua film Star Wars, tapi tidak untuk film The Last Jedi ini. Berikut ini komentarnya terkait dengan adanya pendapat yang berbeda di tengah para fans usai menonton The Last Jedi;

“Saya tidak tahu (ternyata) film itu memiliki pendapat yang berbeda, tapi semua film (memang) memiliki oipini yang berbeda – beberapa orang akan menyukainya, beberapa orang tidak akan menyukainya. Aku akan selalu mencintai Star Wars. Star Wars adalah hiburan, ini bukan tentang membuat pernyataan (yang berhubungan) politik. Film ini ada hanya untuk dinikmati orang (sebagai hiburan saja).”

Dia melanjutkan: “Anda masuk ke sana (menonton film) dan seharusnya diri Anda terbawa di dunia yang telah diciptakan sutradara. Star Wars selalu menjadi contoh bagusnya – film ini adalah pelarian sejati dan Anda bisa melupakan abad ke-21 selama beberapa jam. Itulah filosofi George Lucas dengan film Star Wars-nya, (yakni) untuk melakukan petualangan yang menyenangkan.”

Jadi, menurut Warwick Davis, Star Wars hanya film dan sebagai hiburan semata. Dia mencoba untuk mengingatkan para penggemar bahwa Star Wars dimaksudkan untuk menjadi hiburan dan pelarian di atas segalanya. Dia juga mengatakan bahwa setiap film secara teknis memiliki pendapat yang berbeda baik yang menyukainya atau tidak, dan memang begitulah adanya.

Baik Buruk Tergantung Orang Menikmatinya

Warwick Davis tahu satu atau dua hal tentang kontroversi di film Star Wars. Dia sendiri terkenal karena bermain Dewa Poker Online sebagai Wicket atau The Main Ewok dari film Star Wars: Return of the Jedi, dan beberapa peran untuk serangkaian film TV. Ewoks sendiri secara umum tidak terlalu mendapatkan perhatian lebih dari kebanyakan penggemar Star Wars, jadi wajar jika Davis memiliki beberapa pendapat mengenai film terbaru The Last Jedi serta rangkaian panjang kontroversi film Star Wars lainnya.

Film The Last Jedi ini, mungkin bisa dikatakan banyak mendapatkan perhatian karena ini adalah bagian dari film Star Wars. Sementara penulis film bisa saja mengatakan bahwa orang yang membenci film tersebut adalah orang-orang yang memiliki rasa tidak suka terlebih dahulu terhadap film ini. Berbeda dengan mereka yang memang menyukai Star Wars, tentu akan memiliki rasa suka terhadap film tersebut. Namun, memang berbeda dengan film sebelumnya terutama Rogue One dimana hampir semua fans Star Wars mengacungkan jempol untuk film tersebut.

Walau bagaimanapun, film Star Wars: The Last Jedi pasti menarik untuk ditonton. Film ini mungkin saja bisa dikatakan sebagai film yang bagus dan buruk di waktu yang bersamaan mengingat film ini tidak meledak di pasaran, tetapi tidak juga redup. Pastikan terus update tentang informasi dan berita film Star Wars di sini. Apalagi, film dari Star Wars Universe memang akan terus diproduksi setiap tahunnya.

Padmavaat dilarang Tayang di Malaysia, Sudah Tayang di Indonesia

Jika kalian tinggal di Indonesia dan penggemar film Padmavaat, maka kalian beruntung karena kalian bisa menyaksikannya. Namun tidak bagi mereka warga Malaysia atau paling tidak yang tinggal di Malaysia. Film Bollywood agen poker online ini dikabarkan tak bisa ditonton di Malaysia. Pemerintah Malaysia baru saja mengangguhkan dengan cara yang tegas permintaan untuk bisa membatalkan pelarangan penayangannya.

Alasan Tak Boleh Tayang

Melalui Lembaga Sensor Nasional, Pemerintah sebenarnya sudah melarang film tersebut sejak hari Sabtu lalu (27/1). Kemudian mereka menegaskan pelarangannya pada hari Senin (30/1) kemarin. Distributor film Padmavaat yang mana mengumumkannya melalui akun Facebook.

Menurut Kepala Lembaga Sensir Nasional Malaysia, pelarangan itu karena film Padmavaat dianggap menyinggung hal-hal yang sensitif dalam nilai Islam. Hal ini adalah sangat penting karena mayoritas penduduk Malaysia beragama Islam. Menurutnya, penyinggunghan tersebut tidak akan bisa diterima oleh masyarakat di Malaysia.

Film Padmavaat ini memang menceritakan tentang seoarng Sultan Muslim yang mengobarkan perang supaya bisa memenangkan hati seorang putri Hindu. “Alur cerita dari film Padmavaat ini menyentuh hati sensivitas umat Islam. Hal itu sudah menjadi masalah yang sangat memprihatinkan di Malaysia, sebuah negara yang mayoritas penduduknya Islam,” jelas Ketua LPF Mohd. Zamberi Abdul Azis. Namun pihak distributor Padmavaat masih mengajukan banding akhir bulan ini dan akan berupaya agar bisa tayang.

Akan tetapi penggemar film di Malaysia malahan tidak senang dengan adanya pelarangan ini. Beberapa mempertanyakan apa lembaga tersebut benar-benar menonton dan juga memahami film Padmavaat itu. Bahkan beberapa mengecam bakal tetap menonton film itu secara ilegal yakni melalui pembajakan.

“Lembaga sensor benar-benar mengalami kemunduruan. Beauty and the Beast, Power Rangers, lalu ini,” tulisa salah satu penggemar film yang ada di Malaysia, Avinash Naidu.

Lembaga sensor yang ada di sana memang sempat membuat heboh karena sudah melarang penayangan versi live action dari film Beaty and the Beast yang mana menjadi film Disney yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemarnya. Pelarangan kali itu Cuma karena adanya karakter gay yang ada di film itu.

Namun kemudian ada film Power Rangers yang menjadi kontroversi juga di Malaysia. Film tersebut juga dilarang karena di sana ada karakter lesbian. Menariknya lagi, film-film tersebut tak menjadi masalah bagi Indonesia yang juga negara dengan mayoritas Islam.

Dikutip dari CNN Indonesia, Padmavaat denga tegas sudah lulus sensor dan dinyatakan bisa tayang sejak tanggal 25 Januari 2018 lalu di Indonesia. Di negara asalnya yakni India, Padmavaat sebenarnya juga menimbulkan kontroversi. Akan tetapi berlawanan dengan apa yang terjadi di Malaysia, protesnya malahan datang dari umat yang beragama Hindu.

Hindu militan yang datang dari Klan Rajput pasalnya merasa tersinggung dengan adanya penggambaran bahwa ratu Padmavaat berhasil dirayu oleh seorang pangeran yang agamanya Islam. Mereka tak suka dengan hal tersebut dan langsung datang ke lokasi syutingnya serta merusak set. Tidak hanya itu, mereka pun mengancam.

Deepika Padukone, bintang utamanya, dan juga sutradaranya yakni Sanjay Leela Bahnsali malahan diancam akan dibunuh. Akan tetapi setelah film tersebut dirilis, kontroversi yang ada tidak mampu menghambat kesuksesan film. Dan dilansir dari CNN Indonesia, film Padmavaat sukses dengan raihan lebih dari US$ 30 juta pada akhir pekan pembukaannya. Penghasilan tersebut setara dengan Rp. 401 milyar dan itu baru pekan pertamanya tayang saja.

Festival Seru dan Menarik Di Asia Tahun 2018

Bekerja setiap hari tentu saja menimbulkan kejenuhan. Apakah anda berniat untuk berwisata ke luar negeri? Nah dari wisata yang anda lakukan, anda juga dapat menghadiri festival, sambil mengenal budaya dari daerah tersebut. Anda dapat mengajak serta anak-anak dan keluarga. Sudah pasti, liburan anda akan menyenangkan dan berkesan.

Referensi Festival Seru Tahun 2018

Berikut adalah beberapa festival yang dapat anda jadikan referensi:

Festival Holi di India

Festival ini terkenal dengan acara yang seru dan bertabur warna. Ya, karena saat hari perayaan, orang-orang saling mengolesi satu sama lain dengan bubuk warna. Tak hanya itu saja, tapi juga saling membasahi dengan senapan air dan balon berisi air yang dapat digunakan untuk bersenang-senang.

 

Acara in berlangsung di tempat terbuka diluar bangunan dan kuil, di jalan serta taman. Ada pula sekelompok orang yang menyanyi dan menari dari satu tempat ke tempat lain, dengan instrument musik. Orang-orang juga saling mengunjungi keluarga Sinidomino dan teman untuk saling mewarnai dan berbagi makanan khas holi.

 

Jika ingin melihatnya langsung di India, anda dapat menandai kalender dari sekarang, karena festival ini diadakan pada bulan Maret dan hanya dilakukan setahun sekali. Di tahun 2018, Holi dimulai tanggal 1 Maret untuk perayaan kecil, sedangkan hari untuk bermain warna diadakan tanggal 2 Maret.

Namun, tanggal spesifik berlangsungnya dapat bervariasi tiap tahunnya. Perayaan penuh warna ini, merupakan penanda awal musim semi. Sebaiknya anda memilih Delhi, Jaipur atau Agra untuk menghadiri holi, karena disana acaranya penuh sukacita dan meriah.

Festival Songkran di Thailand

Bila bagi sebagian besar orang, perayaan tahun baru diadakan tanggal 31 Desember, berbeda dengan di Thailand. Di negeri gajah putih itu, ada Festival Songkran yang merupakan perayaan tahun baru Thailand. Acara tersebut diadakan selama 3 hari, yaitu 13-15 April setiap tahunnya. Kegiatan yang diadakan warga, mulai dari menawarkan makanan ke biksu, mencuci patung Buddha, melepaskan burung dan ikan, membuat pagoda dari pasir, hingga perang air.

 

Nah, perang air inilah yang kerap kali ditunggu-tunggu para wisatawan dan penduduk setempat. Tradisi perang air ini bermula dari tradisi orang saling mencipratkan air bekas mencuci patung, tujuannya untuk membersihkan diri dari keburukan, memperoleh keberuntungan dan berkat di tahun yang baru. Festival Songkran berlangsung pada bulan April, disaat suhu di Thailand sedang panas, sehingga perang air di acara inipun menjadi sebuah atraksi wisata yang ditunggu-tunggu semua orang.

 

Untuk bisa merasakan sensasi perang air yang seru, anda tentu harus memilih lokasi yang ramai. Nah, pilihlah Bangkok, Chiang Mai dan Puket, karena tempat itu paling dipenuhi wisatawan. Tempat-tempat di Bangkok yang dapat anda pilih adalah sepanjang Khao San Road, Rattanakosin Royal Square, Phra Athit Road, Santhichaiprakan dan Wisut Krasat.

 

Rainforest World Music Festival di Malaysia

Malaysia masih menjadi incaran untuk berlibur, karena lokasinya yang dekat dari Indonesia. Bagi anda yang berencana untuk pergi kesana dan sangat menyukai musik, pilihan yang tepat adalah hadir di Rainforest World Music Festival yang akan diadakan di Kuching, Sarawak, Malaysia. Acaranya akan berlangsung selama 3 hari dimulai tanggal 13 sampai 15 Juli 2018.

 

Festival musik tahunan ini diselenggarakan untuk merayakan keberagaman musik dunia. Isi dari acara tersebut adalah pertunjukan budaya, lokakarya, pameran kerajinan dan kios makanan pada siang hari, sedangkan malamnya ada konser di panggung utama.

Tim-Tim yang Melenggang ke Perempat Final Piala Presiden 2018

Piala Presiden 2018 sekarang sudah bersiap memasuki fase gugur. Sebanyak 7 tim telah mengantongi tiket melenggang ke perempat final turnamen pramusim Liga 1 Indonesia itu. klub-klub yang berhasil mengantongi tiket tersebut adalah Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Persebaya Surabaya, Bali United, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Madura United.

Tim-Tim yang Lolos Perempat Final

Sebanyak 3 tim yang telah memastikan lolos dan berstatus juara Grup A sampai Grup D akan melenggang ke babak perempat final. Di grup A sendiri misalnya, Sriwijaya lolos sebagai tim yang berada di puncak klasemen sampai akhir fase grup. Sedangkan di Grup B, ada Mitra Kukar yang telah memastikan mereka lolos ke perempat final dengan status juara Grup B tersebut. juga dengan Persebaya Surabaya yang lolos sebagai pemuncak klasemen Grup C.

Sementara, di posisi runner up terbaik juga telah dipastikan mnejadi milik tim dari Grup A, C, dan juga D. pada Grup A misalnya, tiket tersebut telah diamankan PSMS Medan yang mana mengumpulkan sejumlah 6 poin. Sedangkan pada Grup C, Madura United juga sudah dipastikan lolos dengan status runner up di bawah tim Persebaya sebagai juara grup. Dan di Grup D, Persija serta Bali United masih bakal bertarung pada hari Senin ini (29/1) malam hari tepatnya untuk berebut status juara grup.

Dua tim tersebut telah memastikan tiket perempat final Piala Presiden 2018. Dan tim yang kalah di laga tersebut tetap memastikan bahwa mereka lolos dengan status runner up pada Grup D. Sementara itu, Barito Putera, sebagai runner up dari Grup B, dipastikan tak lolos karena mereka memperoleh poin4d yang lebih kecil dibandingkan dengan runner up dari Grup A dan juga Grup C dan juga calon runner up dari Grup D.

Dengan begitu, masih tinggal 1 tiket lagi yang akan diperebutkan Grup E. tiga tim yang mana masih mendapatkan peluang adalah Bhayangkara FC, Persela Lamongan dan Arema. Singo Edan dan The Guardian bakal saling bertarung mala mini guna berebut juara grup yang mana menjadi satu-satunya tiket perempat final yang masih tersisa.

Baik Bhayangkara FC dan Arema saat ini baru mengumpulkan 4 buah poin saja dari 2 kali pertandingan yang telah mereka lakoni. Sementara itu, Persela yang berada di posisi ketiga dengan raihan 2 poin saja bakal menghadapi PSIS Semarang pada laga terakhir.

Sisa Satu Jatah

Jatah klub ke perempat final atau delapan besar dari ajang Piala Presiden 2018 hanya tinggal 1 lagi. Hal itu setelah ada 7 tim yang sudah dipastikan bakal melenggang ke perempat final di mana sudah disebutkan di atas. Meskipun masih ada 2 grup lagi yang belum menandangi 1 laga terakhirnya.

Tiga tim yang mana dipastikan lolos status juara grup adalah Sriwijaya FC dari Grup A, Mitra Kukar dari Grup B. dan Persebaya Surabaya dari Grup C. Seperti yang sudah disebutkan Arema memiliki peluang lolos karena sekarang ini mereka ada di puncak klasemen dengan 4 poin yang diperoleh. Dan sebenarnya jumlah poin tersebut sama dengan Bhayangkara FC yang akan mereka lawan, namun tim Singo Edan itu selisih di gol. Di pihak yang lainnya, Persela yang mana ada di posisi ketiga baru meraih 2 poin saja dan itu cukup sulit.