Produk Anti-Aging Makin ‘Meledak’ Untuk Hidup Lebih Lama

Sebuah penelitian terbaru telah dilakukan oleh sejumlah periset salah satunya periset di Mayo Clinic di Minnesota beberapa waktu lalu. Kini mereka telah menemukan cara yang mengagumkan yang secara genetis dapat menghilangkan sel penuaan dan disfungsional. Mereka telah melakukan uji coba pada tikus untuk menghilangkan sel penuaan demi melahirkan generasi Film Online yang bisa hidup sampai usia yang lebih lama. Hal ini juga dilakukan oleh banyak peneliti lainnya di dunia.

Produk Anti-Aging Terbaru Masih Terus Dikembangkan

Para ahli berada di garis depan untuk menemukan obat anti penuaan terbaru. Mereka mengatakan bahwa bidang tersebut masih akan terus booming. Bahkan mereka menggunakan terapi tertentu untuk menghilangkan penyakit seperti kanker dan Alzheimer dan membuat populasi manusia yang lebih sehat dan lebih lama di masa yang akan datang. Pengobatan semacam itu semakin penting karena populasi dunia yang semakin tua.Menjadi tua, menurut para ahli, adalah faktor risiko utama bagi kebanyakan penyakit manusia dan masalah sosioekonomi utama.

“Dalam 20 tahun terakhir bidang penelitian tentang penuaan ini telah meledak,” kata Felipe Sierra, direktur divisi biologi penuaan di Institut Nasional Penuaan AS.Dia melanjutkan; “Kami semakin dekat dengan perawatan untuk mencegah penyakit yang berkaitan dengan penuaan”.Sebagian besar penelitian yang dilakukan sejauh ini telah dilakukan pada hewan laboratorium dan organisme sederhana seperti cacing, yang memungkinkan peneliti mengukur dan mengubah harapan hidup mereka.

Sebagai contoh, peneliti terkejut mengetahui bahwa dengan memanipulasi hanya 17 gen, yang juga ada pada manusia, mereka dapat melipatgandakan harapan hidup cacing yang disebut C. elegans, dan bahkan membuat tikus hidup 60 persen lebih lama.Periset juga menemukan bahwa pengurangan utama asupan kalori dapat memiliki efek yang sama pada gen ini.

“Kami tahu bahwa akumulasi kerusakan sel adalah penyebab banyak penyakit,” kata Luigi Fontana, profesor ilmu gizi di Washington University School of Medicine, St. Louis dan Universitas Brescia di Italia.”Tapi ketika Anda cukup lama bertahan tanpa makanan, perubahan metabolisme yang dihasilkan tampaknya merangsang autophagy atau pembersihan alami dari sel tubuh Anda yang rusak.” Menurut Sierra, membatasi kalori dalam waktu lama sering terbukti menjadi hal yang “terlalu sulit” bagi banyak orang. “Ada obat sekarang yang bisa meniru efek pengurangan kalori,” tambahnya.

PenemuanYang Menjanjikan

Menurut Felipe Sierra, dari 20 molekul yang sejauh ini diuji pada tikus, tujuh diantaranya telah membuat kehidupan lebih lama.Salah satu yang paling menjanjikan disebut rapamycin (sirolimus), sebuah imunosupresan yang digunakan untuk mencegah penolakan organ transplantasi.Zat tersebut telah ditunjukkan untuk memperpanjang umur tikus hingga 25 persen, dan menghasilkan efek serupa pada mamalia lainnya.

“Ada banyak efek samping jika obat ini digunakan pada orang yang sangat sakit,” kata Sierra.”Yang menarik adalah ketika mereka mencobanya pada orang sehat, tidak satupun dari mereka memiliki efek samping,” tambahnya.”Ini adalah obat ajaib, yakni sebuah agen yang menjanjikan untuk melawan sel target penuaan yang sudah tua dan tidak mampu lagi membelah, dengan menyebabkan mereka merusak diri sendiri.

Sebagai penutup tulisan ini, Anda perlu tahu jika para periset di Mayo Clinic di Minnesota juga telah mampu menghilangkan sel penuaan dan disfungsional pada tikussecara genetis.”Sungguh menakjubkan, tikus-tikus itu hidup lebih lama dan kesehatannya jauh lebih baik,” kata Sierra.Sekarang sudah ada 15 atau 20 obat senolitik yang diuji ini.”Dan saya yakin beberapa dari mereka mungkin bekerja (pada manusia)” kata Sierra. Sepertinya, produk anti penuaan terbaru akan terus berkembang dan semakin meledak di pasaran.